Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Maret 2017

Yang lalu

Sesal




Sesal bukan jalan yang ada dalam asa manusia
sesal bukan pula tujuan kehidupan kita
sesal adalah rasa yang ada lantaran kegagalan kita menerima kehidupan
saat kita tak mampu menjadi sosok yang diinginkan
saat kita tak mampu meraih apa kita idamkan

sesal itu penjara jiwa
didalamnya kita tak berdaya
harapan tiada berharga
konon dosa bersemi disana se-ibarat bunga yang subur bermekaran
andai kita memiliki sajak bagi sesal yang melanda
pasti mereka akan tertawa melihat mencemooh kita

Saat tawa sesal menyerang manusia...
kita tak mampu ria digelut tawa
kita tak mampu bertingkah yang wajar semestinya
tiada manusia yang cerdas dalam penyesalan
tiada manusia yang lolos melewati segalanya
kekuatan siapa yang mampu melewati sesal
hanya mereka yang mampu mengarungi sesal
yang mampu membantu orang lain menyeberangi penyesalan itu

Aku bukanlah kamu...!!!
bagiku sesal telah menjerat
andai sesal bisa kulalui sendiri
namun ku butuh mereka

Siapakah mereka...???
mereka bukanlah biasa
mereka tak memaksa melalui jalan yang sama
mereka cerdas dan paham terhadap tiap tahapan kehidupan
terkadang mereka tertawa 
namun tawa mereka tak menghina
terkadang mereka menangis
namun tangis mereka punya harga
terkadang mereka memeluk mesra
namun mesra bukan sekedar sandiwara
mungkin saat ini mereka masih berdiam
sebab kediaman mereka menunggu waktu yang tepat
bagi kami tuk dapat menerima keadaan

Sejenak cinta 2

Normal saja saat kita menyayangi seseorang dan berakhir dalam kekecewaan.
Normal pula kita kecewa dan sakit jauh setelah kita ditinggalkan...
Normal semua itu kita rasakan sebagai manusia
Kita hidup dibatas yang ditetapkan sebagai kenormalan manusia

Kadang dalam menjalani kehidupan dan percintaan sakit dan derita adalah sisi yang harus kita relakan bersama. Apakah salah kita bertahan kala semua terasa tak akan berguna??? Apakah salah bila kita pula menyerah akan keadaan??? 

Cinta dan kehidupan tak mampu dipersalahkan sebab inilah jalan yang harus kita jalankan. Bila Tuhan itu memang ada maka bukan ingin kita yang mampu memutuskan segalanya. Tuhan memberi kita kesempatan bertemu dengan seseorang bukan tanpa suatu alasan dan perpisahanpun bukan tanpa duka. Pertemuan-Cinta-Perpisahan-duka adalah lika-liku kehidupan yang pantas bagi kehidupan kita. Terkadang kita mempersalahkan tiap duka dan luka yang terjadi didiri kita, menghukum sembarang orang, menghindar dan jauh dari semua. Saat itu kita jauh mengharap mereka mampu paham dan bertingkah tidak berlebihan. Kita juga berharap akan ada keajaiban atas pemulihan kita. Kita tak tau seberapa lama keajaiban itu akan datang tapi kita menipu daya diri kita dengan sebuah pengharapan bahwa semua baik-baik saja dan mampu menghentikan luka suasana.

Bila engkau mencinta dan dicinta mengapa semua menjadi salah hanya karna keadaan. Keadaan membuat kita tak mampu berdaya dan berharap lagi terkadang. Namun apakah harapan itu hal yang terlarang??? Saat semua bagian dalam hidup kita adalah suatu kesalahan ; cinta, impian, kesetiaan, perjuangan, pengorbanan, kepatuhan dan beribu hal yang konon menjadi pujian, semua itu bila hilang karna dinilai salah maka biarlah keputusasaan menjadi penyandera kehidupan kita yang tenggelam menuju penyesalan selamanya

Minggu, 05 Maret 2017

Dendam...???

Bicara tentang dendam, maka kita sedang bicara tentang suatu frase rasa dimana kita berkeinginan untuk menentang dan menolak kenyataan yang tidak kita sukai dan berhasrat untuk menyalahkan orang lain bahkan membuat orang tersebut turut menderita atas kenyataan tersebut.

Didalam dendam itu ada berdiam rasa iri dengki, kebencian, dan sisi gelap yang teramat sangat sehingga mampu membutakan akal pikiran serta hati nurani seseorang. Dendam kerap bersembunyi pula dengan menyamarkan diri sebagai upaya mencari keadilan. Parahnya lagi terkadang penyamaran tadi tidak dikenali oleh manusia.

Keadilan dan dendam ibarat 2 sisi koin yang dari jauh tak dapat dilihat sisi mana yang sedang diperlihatkan.
Blogger tidak berani mengupas dendam dari pandangan sisi keagamaan karna pasti ada pro kontra background sosial nantinya.

Dendam sering di-antonim-kan dengan kata "Maaf dan Pengampunan" 

Satu hal yang dicari seseorang saat dirinya menyimpan dendam adalah kepuasan diri. Kepuasan yang dilandasi oleh penuntasan dendam ibarat jerami tajam yang menusuk hati. Bahkan bila anda sudah menuntaskan dendam itu, anda tidak bisa merasa nikmat dihati. Hidup dan perasaan kita akan serasa minyak dan air yang tidak bisa menyatu. 

Bagaimana membedakan antara keadilan dengan dendam tadi???

Keadilan dan dendam memiliki tujuan/hasrat yang berbeda. Keadilan bertujuan menyelesaikan masalah, memulihkan keadaan dan mencegah perselisihan itu ter-ulang kembali. Bandingkan dengan dendam yang tujuannya menghancurkan 1 sisi saja namun berujung dengan kehancuran di-kedua sisi.

Saat tujuannya adalah keadilan maka setelah keadaan pulih kita merasa aman namun saat tujuannya dendam maka keadaan akan menjadi merisaukan dan keadaan tidak akan pernah pulih. Dendam itu seperti rantai yang tidak memiliki ujung. Kita tidak akan pernah puas bahkan menimbulkan dendam-dendam baru di 2 sisi yang berbeda bahkan buruknya lagi kadang pihak lain bisa turut masuk dalam dendam itu. Bila sudah begini kita tidak hanya berhadapan dengan 1 musuh saja bahkan kian bertambah saja fase ke fase berikutnya.

Ketika kita dihadapkan antara memaafkan atau melanjutkan dendam tadi secara teori kebaikan dan agama tentu jawaban-nya adalah "maafkan" namun sisi ini kerap menjadi pilihan tidak ideal semua orang. Kebanyakkan dari kita akan terus memilih jalan dendam tadi sebagai jalan hidup kita dan terus mencari berbagai jurus jitu melakukannya, saya berikan 1 trik saja apa itu???

Saat 2 sisi sudah mencapai titik klimaks dendam dan kebencian tadi lakukanlah antiklimaks...!!! Maksudnya apa ??? Lakukan hal baik sebaik-baiknya pada musuh anda hingga ia terheran-heran dan tidak mampu menerima kenyataan yang terjadi. Anda pasti berpikir itu trik bodoh namun apa yang katakan adalah suatu senjata penghancur yang paling memuaskan hati. Ada suatu pepatah yang mengatakan "Musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri" yah itu benar setiap manusia tidak mampu mengatasi hati-nya sendiri. Syarat dari trik ini adalah lakukan tanpa sandiwara sedikitpun. Mengapa??? Kita sedang mengundang rasa penyesalan di dalam diri musuh kita tentu untuk menguatkan rasa itu kita perlu rasa tulus berbuat baik padanya. Saat seseorang sudah diselimuti rasa menyesal maka ia cenderung lemah dan kehilangan dukungan (luar-dalam). Setiap manusia memiliki hati nurani yang baik namun tercemari oleh keadaan. Saat hati yang tercemar tadi sudah sedikit lebih bersih maka ia akan lebih mudah mengenali kesalahan yang telah ia lakukan dan lebih mudah pula meraih kepuasan hati.

Sabtu, 04 Maret 2017

Sejenak Tentang Cinta bagian 1

Sejenak Tentang Cinta,,,
Semua orang pasti mengenal cinta baik tua maupun muda. Cinta, sebuah kata kerja dimana kita mengasihi seseorang lebih dari diri kita sendiri. Dalam cinta kita terkadang mengabaikan segala batasan yang ada hanya demi mereka yang kita cinta.

Mungkin benar ungkapan mengatakan "Cinta itu buta dan cinta tidak membutuhkan logika."

Sekedar tentang cakupan cinta. Cinta terbagi atas cinta pada keluarga, Tuhan, lawan jenis, benda tertentu atau lain sebagainya. Apapun cakupan cinta dimata kita tidaklah perlu dipermasalahkan namun apa yang menjadi masalah bagaimana kita menjalani cinta .

Bicara tentang cinta terhadap lawan jenis.

Hmm, anda pasti tersenyum membayangkan, bukan???

Cinta diatas tadi kerap terjadi dan membawa luka bagi yang gagal namun bisa pula membawa bahagia saat kita menjalaninya. Cinta itu ibarat bius, kita bisa terlena melayang namun menderita ketika tak memiliki-nya.

Apa alasan sebenarnya kita mencintai???

"Aku cinta kamu karena aku sedang sendiri dan aku ingin tau seberapa mampukah kamu bahagia-in aku. Bila kamu tak mampu, sorry aku tinggalin kamu"

Statement tadi kesan-nya kejam tapi memang kerap terjadi diantara kita semua. Kadang hubungan percintaan tadi kita anggap hanya coba-coba semata tanpa melibatkan perasaan sama sekali ada beberapa yang berhasil menjadi cinta yang kuat adapula yang berakhir dengan sakit dipihak yang mencintai. Bagi yang menyakiti kita sering sebut "buaya darat" bagi pria, atau "cewek main" bagi perempuan. Dalam tragedi cinta tadi tidak selamanya yang nyakitin itu cowok. Memang sih posisi cowok itu serba sulit baik-buruknya seorang cowok tetap saja cewek adalah makhluk yang harus dilindungi (langkah kali yaaaa...???) dan disayangi. Sedikit saran bagi kamu cowok yang baik-baik sebaiknya jangan terlibat dalam hubungan seperti itu. Sungguh disayangkan kamu berubah menjadi jahat hanya karna bertemu cinta yang menyakitkan.

Namun adapula ungkapan hati begini :
"Aku cinta kamu supaya kamu bisa melupakan masalah-mu"

Ini malah lebih jahat lagi, mengapa...??? Kita tidak hanya membohongi pasangan kita tadi, tapi kita juga sudah menghancurkan diri sendiri.

Nah, bila begini :
"Cintai saja apa yang saat ini ada, urusan jodoh-tidaknya biar Tuhan yang atur"
Kesan-nya sangat agamis dan berpasrah saja-lah sama Tuhan, ya? Namun ada sisi minus disini. Cinta memang anugerah Tuhan tapi bukan berarti itu menjadi urusan Tuhan semata dan kita tidak mencoba menggali lebih dalam lagi. Sejati-nya rasa cinta itu memang harus ada Tuhan di dalamnya namun kita juga harus siap mengikuti setiap ujian dan cobaan yang akan kita hadapi nanti-nya tentu-nya secara bersama-sama tanpa saling meninggalkan pasangan kita berjuang sendiri. Ada satu hal yang menyakitkan dalam cinta yang agamis ini "Yah nama-nya gak jodoh, mau di gimana-in juga nama-nya Tuhan gak ngasih gimana coba???". Penyataan ini kesan-nya seperti mereka tau tentang jodoh dari Tuhan itu siapa. Sotoy juga kali ya ni anak. Bila keadaan seperti ini yang terjadi maka yakinlah kita selamanya tidak akan ada jodoh didapat. Bukan berarti menyumpah, tapi bayangkan saja bila kamu berkata begitu pada jodoh yang diberikan Tuhan padamu, tentulah ia pun ragu atas kesetiaan cintamu.

Lalu apa yang menjadi alasan terbaik kita mencintai seseorang dimata Tuhan???
Jawabnya adalah cinta diawali dari ketidak-mengertian.

Bingung??? Saat kita tidak mengerti tentang apa itu cinta maka kita akan mencari tau tentang cinta itu sendiri. Tuhan ingin cinta itu membawa kita untuk terus meminta bantuan Tuhan.

Saat kita tidak mengerti mengapa kita suka pada seseorang, kita cenderung bertanya dalam hati "Tuhan rasa apa ini??? Dia-kah jodohku???? Cintakah juga ia padaku??? Bantu aku Tuhan!!! Nah bila sepasang manusia ini memiliki pertanyaan yang sama maka itulah jodoh dari Tuhan.